
Baturaja, 11 Februari 2026 — Pegawai Pengadilan Agama Baturaja kembali menggelar kegiatan Kajian Rabu Sore yang berlangsung khidmat di Mushola Al-Ikhlas. Kegiatan rutin tersebut menghadirkan Panitera Pengadilan Agama Baturaja, Ahmad Fikri, S.H.I., M.H.I., sebagai pemateri, dengan M. Tredy Parta Wijaya, S.H., bertindak sebagai pembawa acara.
Dalam tausiyah singkatnya, Ahmad Fikri mengingatkan bahwa umat Islam tidak lama lagi akan memasuki bulan suci Ramadan. Ia menekankan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, melainkan menahan seluruh hawa nafsu, termasuk amarah dan perilaku yang dapat mengurangi nilai ibadah. Tujuan utama dari ibadah puasa, lanjutnya, adalah meraih derajat takwa sebagaimana yang telah ditetapkan dalam ajaran Islam.
Ia mengibaratkan puasa sebagai “sekolah iman”, tempat setiap pribadi dilatih untuk mengendalikan diri dari hal-hal yang membatalkan maupun mengurangi pahala puasa. Melalui latihan tersebut, seseorang belajar disiplin, kesabaran, serta kemampuan mengontrol diri dalam berbagai situasi.
Selain dari sisi spiritual, puasa juga memiliki manfaat secara ilmiah. Ia menjelaskan bahwa puasa dapat membantu proses regenerasi sel tubuh, meningkatkan kualitas sel yang baik, serta menurunkan kadar insulin dalam tubuh. Dengan pengelolaan pola makan yang tepat saat sahur dan berbuka, tubuh justru dapat menjadi lebih sehat dan bugar selama menjalankan ibadah Ramadan.
Lebih lanjut, ia mengingatkan seluruh pegawai agar tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab di kantor dengan penuh semangat dan disiplin. Setiap pekerjaan hendaknya diniatkan sebagai bagian dari ibadah kepada Allah SWT. Momentum Ramadan juga diharapkan menjadi sarana memperbaiki kualitas diri, antara lain dengan meningkatkan ibadah seperti salat tarawih, tahajud, memperbanyak sedekah, dan amal kebaikan lainnya.